tepas-ngawi.desa.id - Pemerintah Desa Tepas kembali melaksanakan kegiatan Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) pada Jumat, 8 Mei 2026 bertempat di Gedung Pertemuan Desa Tepas. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dihadiri oleh Kepala Desa Tepas, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Geneng, serta para lansia Desa Tepas yang berusia 60 tahun ke atas. Acara diawali dengan pembacaan Basmalah bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar kegiatan berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi penyuluhan yang disampaikan oleh PLKB Kecamatan Geneng dengan tema Demensia pada Lansia.
Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa demensia merupakan kondisi menurunnya fungsi daya ingat dan kemampuan berpikir secara terus-menerus akibat kerusakan pada sistem saraf pusat, khususnya sel-sel otak. Kondisi ini sering kali dikenal masyarakat sebagai kepikunan, namun sebenarnya merupakan gangguan yang dapat memengaruhi kualitas hidup lansia apabila tidak dikenali dan ditangani sejak dini.
PLKB Kecamatan Geneng menyampaikan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya demensia, antara lain stres berkepanjangan, gangguan pikiran dan depresi, trauma atau cedera kepala, kurangnya aktivitas fisik atau olahraga, kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol, serta gangguan pembuluh darah akibat riwayat hipertensi, diabetes, maupun kondisi pasca stroke.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai tahapan terjadinya demensia, yang biasanya diawali dengan sering lupa, kemudian berkembang menjadi gangguan fungsi kognitif ringan, hingga akhirnya memasuki tahap demensia atau pikun. Dengan mengenali tanda-tanda tersebut lebih awal, diharapkan lansia dan keluarga dapat lebih waspada terhadap perubahan yang terjadi.
Selain membahas faktor risiko dan tahapan demensia, narasumber juga memberikan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahannya. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain membiasakan diri untuk membaca dan menulis guna melatih kemampuan berpikir, menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga aktivitas fisik dan kesehatan tubuh, serta mengonsumsi makanan yang mendukung kesehatan otak.
Kegiatan SELANTANG ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti materi dengan baik dan aktif berdiskusi mengenai berbagai pengalaman serta permasalahan kesehatan yang sering dialami pada usia lanjut. Melalui kegiatan Sekolah Lansia Tangguh, Pemerintah Desa Tepas berharap para lansia dapat terus menjaga kesehatan fisik maupun mental, tetap aktif dalam kehidupan sosial, serta memiliki kualitas hidup yang sehat, mandiri, dan produktif di usia senja.