tepas-ngawi.desa.id - Semangat belajar dan berkreasi tampak memenuhi Gedung Pertemuan Desa Tepas pada hari Jumat, 24 Juli 2026, saat ibu-ibu PKK Desa Tepas mengikuti Pelatihan Pemberdayaan Perempuan dengan tema "Kreativitas & Peluang Usaha Kreasi Kawat Bulu (Pipe Cleaner)".
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Tepas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan perempuan sekaligus mendorong lahirnya peluang usaha berbasis ekonomi kreatif. Tidak hanya belajar membuat kerajinan, peserta juga dibekali wawasan tentang bagaimana mengembangkan hasil karya menjadi produk yang memiliki nilai jual.
Pelatihan menghadirkan Ibu Anjar Prasetyawati, Owner Pinkky Craft Ngawi, yang telah berpengalaman dalam mengembangkan berbagai produk kerajinan berbahan kawat bulu (pipe cleaner). Melalui penyampaian yang interaktif, narasumber membagikan teknik pembuatan produk sekaligus pengalaman membangun usaha kreatif.
Pada sesi praktik, peserta diajak membuat berbagai kreasi yang menarik dan mudah dipasarkan, di antaranya:
Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pembuatan secara langsung, mulai dari mengenal bahan dan alat, membentuk kawat bulu, hingga merangkai produk menjadi hasil akhir yang menarik. Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat dan diwarnai diskusi serta tanya jawab antara peserta dan narasumber.
Selain praktik membuat kerajinan, peserta juga mendapatkan materi mengenai peluang usaha dari produk yang dihasilkan. Narasumber berbagi pengalaman tentang:
Materi tersebut diharapkan mampu memberikan motivasi kepada peserta untuk tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga berani memulai usaha dari keterampilan yang dimiliki.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Tepas berharap ibu-ibu PKK semakin percaya diri dalam mengembangkan kreativitas menjadi kegiatan yang produktif dan bernilai ekonomi. Pelatihan ini juga menjadi langkah awal dalam mendukung pemberdayaan perempuan melalui pengembangan usaha kreatif berbasis potensi masyarakat.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, keterampilan yang diperoleh pada pelatihan ini akan dilanjutkan dengan Pelatihan Digital Marketing. Melalui pelatihan tersebut, peserta akan dibekali kemampuan memanfaatkan media sosial dan e-commerce untuk memasarkan produk hasil kreasinya, sehingga tidak hanya mampu membuat produk yang menarik, tetapi juga memiliki pengetahuan dalam mengembangkan dan memasarkan usaha secara digital.